Kontes Makan Sambal Berakhir Tragis
Curie Kim tak bisa lagi merasakan nikmatnya makan sambal. Dalam lima jam, finalis kontes makan sambal yang digelar sebuah restoran kari di Edinburgh, Inggris, itu dua kali masuk unit gawat darurat. Tubuhnya tak mampu menahan keganasan sambal yang mereka sebut 'Kismot'.
"Saya pertama masuk rumah sakit pukul 4 sore, lalu kembali lagi malam harinya pukul 9. Sungguh buruk. Saya belum pernah merasakan sakit seperti ini sebelumnya," kata Curie, seperti dikutip dari Telegraph.
Curie yang begitu menyukai makanan pedas keluar sebagai juara ke-2. Ia tak mampu mengungguli Beverli Jones, wanita asal Newington yang sukses menyantap sembilan sendok Kismot tanpa keluhan kesehatan.
Tak hanya Curie yang harus dilarikan ke rumah sakit. Petugas medis yang berjaga, juga membawa Mike Lavin, finalis yang keluar sebagai juara ke-5, ke rumah sakit.
Kompetisi itu hanya menyisakan 10 peserta sebagai finalis. Sebanyak 10 peserta lainnya tumbang setelah muntah-muntah, berguling-guling di lantai, dan pingsan.
Sejumlah lembaga kesehatan meminta penyelenggara acara untuk mengkaji ulang kompetisi serupa di masa mendatang. Tingkat kepedasan harus ditakar agar tak memicu masalah kesehatan serius. "Ada yang mengalami pendarahan hidung setelah menyantap Kismot.
Pemilik Restoran Kismot, Abdul Ali, mengatakan bahwa kompetisi ini memiliki tujuan baik untuk amal. Melihat ada kejadian itu, ia berjanji akan melakukan pengkajian kadar kepedasan. "Kami rasa kompetisi ini bagus, dan kami akan pikirkan untuk menurunkan kadar kepedasannya," katanya.
"Saya pertama masuk rumah sakit pukul 4 sore, lalu kembali lagi malam harinya pukul 9. Sungguh buruk. Saya belum pernah merasakan sakit seperti ini sebelumnya," kata Curie, seperti dikutip dari Telegraph.
Curie yang begitu menyukai makanan pedas keluar sebagai juara ke-2. Ia tak mampu mengungguli Beverli Jones, wanita asal Newington yang sukses menyantap sembilan sendok Kismot tanpa keluhan kesehatan.
Tak hanya Curie yang harus dilarikan ke rumah sakit. Petugas medis yang berjaga, juga membawa Mike Lavin, finalis yang keluar sebagai juara ke-5, ke rumah sakit.
Kompetisi itu hanya menyisakan 10 peserta sebagai finalis. Sebanyak 10 peserta lainnya tumbang setelah muntah-muntah, berguling-guling di lantai, dan pingsan.
Sejumlah lembaga kesehatan meminta penyelenggara acara untuk mengkaji ulang kompetisi serupa di masa mendatang. Tingkat kepedasan harus ditakar agar tak memicu masalah kesehatan serius. "Ada yang mengalami pendarahan hidung setelah menyantap Kismot.
Pemilik Restoran Kismot, Abdul Ali, mengatakan bahwa kompetisi ini memiliki tujuan baik untuk amal. Melihat ada kejadian itu, ia berjanji akan melakukan pengkajian kadar kepedasan. "Kami rasa kompetisi ini bagus, dan kami akan pikirkan untuk menurunkan kadar kepedasannya," katanya.
Follow @BlogAB
Posted by Unknown
on 00.39. Filed under
Makanan,
Unik
.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0.
Feel free to leave a response
Artikel Menarik Lainnya:
Makanan
- Jualan Nasi Liwet Beromzet Rp 20 Juta Per Hari
- Kasihan, Dilarang Masuk Restoran karena Rakus
- Bocah 3 Tahun Pemakan Batu Bata
- Inilah Makanan Pencuci Mulut Termahal di Dunia
- Di China, Obama + KFC Jadi UFO
- Cokelat Sama Sehatnya dengan Jogging
- Jangan ke Denmark Bila Anda Suka Makan Makanan Berlemak
- Akibat Kelaparan, Sapi ini Jadi Bintang Iklan
- Foto: Museum Mie Instan di Jepang
Unik
- Tanpa Tangan Kaki, Gadis Miskin Meraih Mimpi
- Mulai Besok, Kemasan Rokok Bergambar Seram
- Google Glass Tawarkan Sensasi Seks Unik
- Mau Beli Udara Segar Harganya Rp 89.500 per kaleng?
- Fakta Unik dan Mewah Distrik Gangnam di Korea
- Wanita ini umurnya 44 Tahun tapi Masih Terlihat Seperti Gadis
- Ngintip Pesta Dugem Bunga Citra Lestari
- Foto: Insiden Kemben Melorot Aktris Cina Sun Feifei
- Inilah Alasan Tibo Goyang Jaring Gawang Lawan
- Inilah Masalah Kesehatan yang Paling Bikin Malu