9 Judul Buku Dilarang Beredar di Toko Buku
Sidak tersebut diantaranya dilakukan di Toko Buku Salemba depan kantor Imigrasi, Kolong, TB Bintaro samping Swalayan Indo A Yani, Jack Agency depan BNI, TB Al Kautsar Pasar Sri Karimun.
Hanjaya Candra SH, Kasi Intel Kejari Tanjungbalai Karimun kepada wartawan mengatakan ada 9 judul buku yang dicekal peredarannya di Indonesia termasuk di Kabupaten Karimun oleh Jaksa Muda Intelijen (Jamintel) Kejagung RI. Hal itu dikarenakan isi buku tersebut dinilai beraliran kerasa dan menyimpang dari ajaran agama tertentu. Selain itu, buku tersebut dikhawatirkan akan cendrung menciptakan bentuk-bentuk pemikiran terorisme bagi pembacanya.
"Ke sembilan judul buku tersebut dikhawatirkan membuat pembacanya terprovokasi mengikuti teori-teori yang dipaparkan," kata Hanjaya Candra usai sidak.
Daftar Buku Dalam Pengawasan Kejari:
1. Tafsir Fi Zhilalil Quran Jilid 2 Serangan Sayyid Qutbh, Diterjemahkan oleh As'ad Yasin-Muahotob Hamzah, Terbitan Gema Insani Depok-Jakarta 2001.
2. Loyalitas dan Anti Loyalitas dalam Islam karangan Muhammad bin Sa'id Al Qathani diterjemahkan oleh Salahudin bin Abu Sayid terbitan PT Era Adi Citra Intermedia-Solo 2009.
3. Ikrar Perjuangan Islam karangan DR Najih Ibrahim diterjemahkan oleh Abu Ayub Ansyori terbitan Pustaka Al Alaq dan Al Qowam-Solo 2009
4. Khilafah Islamiyah-Suatu Realita bukan Khayalan karangan Prof DR Syeikh Yusuf Al Qaradawi diterjemahkan oleh Ahmad Nuryadi, terbitan PT Fikahati Aneka-Jakarta 2000.
5. Kado Istimewa untuk Sang Mujahid karangan Syakh Dr Abdullah Azman, diterjemahkan oleh Abdul Fattan Al Bourie, terbitan PT Pustaka Al Alaq-Solo 2008.
6. Catatan dari Penjara - Untuk Mengamalkan dan Menegakan Dinul Islam karangan Abu Bakar Ba'asyir, terbitan Mushaf, Depol Jawa Barat, 2008.
7. Bagaimana Membangun Kembali Negara Khilafah karangan Syabab Hizbut Thahtir Inggris, diterjemahkan oleh M Ramdhan Adi, terbitan Pustaka Thariqul Izzan, Bogor 2008.
8. Syariat Islam-Solusi Universal karangan Prof Wahbah Az Zuhali, diterjemahkan oleh Ridwan Yahya LC, terbitan Pustaka Nuwaitu, Jakarta Timur 2004.
9. Visi Politik Gerakan Jihad karangan Hazim Al Madanidan Abu Mus'ab As Suri, diterjemahkan oleh Luqman Hakim Lc dan Umarul Faruq Lc, terbitan Jazera, Solo 2010.
02.16 | Posted in Kekerasan, Nasional | Read More »
Dokter Keluarga di Kanada Paling Banyak Melanggar Disiplin
Di antara 606 dokter tersebut, mayoritas dokter yang mendapat sanksi disiplin adalah laki-laki dan telah menjalankan praktik sendiri rata-rata selama 29 tahun. Lebih dari 60 persen di antaranya adalah dokter keluarga, 14 persen psikiater dan 9 persen lainnya ahli bedah.
Pelanggaran yang paling umum adalah pelecehan seksual yaitu menyumbang 20 persen kasus, sementara masalah standar perawatan kesehatan menyumbang 19 persen dan perilaku tak profesional sebanyak 16 persen.
Namun penelitian juga mengakui kurang jelasnya standarisasi pelaporan tindakan disipliner dokter di Kanada dan minimnya yang diketahui masyarakat tentang cakupan keluhan mengenai praktik dokter.
Sebagai contoh, informasi mengenai tindakan disipliner dokter tidak lengkap disediakan pada website provinsi dan tidak ada informasi publik yang tersedia dari wilayahnya.
Chaim Bell, penulis utama penelitian sekaligus dokter di Rumah Sakit St Michael dan profesor bidang kedokteran dan kebijakan kesehatan, manajemen dan evaluasi di Universitas Toronto, mengatakan bahwa temuan ini menunjukkan perlunya sistem nasional yang memungkinkan peningkatan akses publik terhadap informasi tindakan disipliner dokter.
Penelitian yang dirilis The Globe and The Mail, Rabu (12/10/2011) ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data publik yang tersedia dari berbagai perguruan tinggi Dokter dan Ahli Bedah di Kanada yang berwenang memberi lisensi medis dan melakukan sidang disipliner ketika ada keluhan mengenai kinerja dokter.
Masalahnya adalah keluhan terhadap dokter akan dirahasiakan kecuali mengarah ke sidang disipliner yang formal. Penelitian mencatat bahwa kasus-kasus kelalaian, pelecehan seksual atau kekhawatiran atas profesionalisme biasanya mengarah ke tindakan disipliner. Namun banyak keluhan mengenai dokter yang tidak pernah dapat dibeberkan untuk umum sehingga tidak jelas berapa persisnya jumlah keluhan terhadap dokter di Kanada.
"Sulit untuk mendapatkan informasi dari tahun tertentu dari berbagai badan kesehatan provinsi. Masalah ini menyoroti perlunya peningkatan transparansi berkaitan dengan keluhan terhadap dokter," kata Dr Bell.
13.11 | Posted in Kekerasan, Kesehatan | Read More »
Perkosa 37 Perempuan, Pria Ini Dihukum Gantung
Pria yang identitasnya disembunyikan tersebut menjalani eksekusi pada Sabtu (8/10) waktu setempat. Demikian seperti dilaporkan kantor berita ILNA dan dilansir AFP, Sabtu (8/10/2011).
Setelah 4 tahun mengajukan banding berulang atas kasusnya, akhirnya pria tersebut menjalani hukuman gantung di sebuah penjara di pusat kota Isfahan. Pria tersebut dieksekusi mati di depan umum.
Jaksa perkara ini, Mohammad Reza Habibi menuturkan, yang memperberat hukuman pria tersebut karena dia terbukti sengaja memvideokan setiap aksinya.
"Rekaman video korban di rumahnya dan kemudian disalahgunakan," jelas Habibi tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut soal penyalahgunaan tersebut.
Eksekusi mati ini merupakan yang ke-219 yang terjadi di Iran sepanjang tahun ini. Menurut data Human Rights Watch, pada 2010 lalu tercatat 388 hukuman mati yang dilakukan otoritas Iran. Sedangkan Amnesty International mencatat, Iran menduduki peringkat kedua dengan melakukan 252 hukuman mati, di bawah China yang ada di peringkat pertama.
Otoritas Iran menyatakan, hukuman mati penting dilakukan demi menjaga penegakan hukum dan ketertiban umum. Terlebih, hukuman mati di Iran hanya diterapkan setelah proses peradilan berjalan secara menyeluruh.
Pembunuhan, pemerkosaan, perampokan bersenjata, perdagangan narkoba dan perzinahan merupakan contoh kejahatan yang layak mendapat hukuman mati di Iran.
06.11 | Posted in Kekerasan, Kriminal, Seks | Read More »
Gadis Ini 'Bangkit' dari Kubur Usai Diperkosa
Kejadian ini terjadi di desa terpencil di Kota Magpet, Cotabato Utara, Filipina, Rabu, 5 Oktober 2011. Menurut Kepala Kepolisian Magpet Inspektur Polisi Roberto Ocumen, awalnya pelaku yang bekerja sebagai petani mengajakngobrol korban di luar rumah.
Pelaku yang diketahui bernama Dennis Quilaton ternyata memendam birahi terhadap sepupunya itu. Tak lama berbincang, Dennis memukul korban dengan benda keras. Dalam keadaan tak sadar, tubuh mungil itu diseret ke rerumputan dan pelaku pun memperkosanya.
"Pemerkosa lalu menguburnya di tanah yang tidak terlalu dangkal dan menutupi dengan daun pisang," ujar Ocumen dalam incuirer.ner. Tanpa diketahui pelaku yang segera meninggalkan lokasi penguburan, sang gadis ternyata masih sadar. Ia tertatih-tatih merangkak ke permukaan tanah. Pihak kepolisian belum tahu berapa lama bocah perempuan ini bertahan di dalam tanah.
Akhirnya, bocah ini bertemu tetangga yang kemudian mengantarnya kembali ke rumah dan menemui orang tuanya.
Peristiwa seseorang bangkit dari kubur pernah terjadi di Indonesia meski dalam kasus yang berbeda. Warga Desa Bujel, Kediri, Jawa Timur, geger pada Kamis, 21 April 2011 malam. Seorang pria berusia 76 tahun yang dikira sudah meninggal dan dikubur warga, pulang ke rumah. Mat Ikhsan, kakek itu pulang berjalan kaki dengan mengenakan kemeja batik lengan panjang dan celana pendek.
Keluarga dan tetangga Mat Ikhsan yang sedang nongkrong sontak terkejut. Pasalnya, Mat Ikhsan telah dikuburkan satu bulan lalu di pemakaman desa setempat. Sebelumnya, keluarga dan warga meyakini jenazah Ikhsan ditemukan di Lereng Gunung Klotok dengan kondisi mengenaskan.
Polisi bahkan menduga kakek yang berprofesi sebagai pencari pasir itu sebagai korban pembunuhan. “Kami menguburnya jam 19.00 WIB setelah diambil dari rumah sakit,” kata Solikin, warga Desa Bujel.
15.14 | Posted in Aneh, Kekerasan, Mengerikan, Unik | Read More »
Inilah Rekaman Kekerasan Siswi SMP di Lampung
23.44 | Posted in Kekerasan, Pendidikan, Video | Read More »
Video: Pemukulan Guru MTSN Kota BIMA Oleh Muridnya
Wali Murid mengamuk dan menghajar sang Guru kemudian wali Murid tersebut menyuruh anaknya untuk menghajar sang Guru nya sendiri didepan seluruh siswa dan Guru-Guru lainnya disekolah tersebut, dan yang lebih parahnya lagi adalah Kepsek Sekolah tersebut hanya lepas tangan sementara oknum Polisi yang hadir disitu malah membiarkan kekerasan tersebut bukannya mencegah akan tetapi malah menonton.
"OOOhhhh.. GURU .. Jasa Mu Tiada Tara, Namun Engkau Sekarang jadi bahan lecehan anak muridmu.. Nasib ...Nasib...."
02.29 | Posted in Kekerasan, Nasional, Pendidikan | Read More »
Puluhan Orangutan Dibantai di Kutai Kartanegara
Aksi brutal dianggap belum cukup. Warga mengakhirinya dengan memotong kepala satwa dilindungi itu. Seluruh aksi pembantaian sadis ini dikabarkan terjadi di sebuah areal konsesi perkebunan kelapa sawit.
Saksi mata yang enggan dikorankan namanya menunjukkan sejumlah foto dokumentasi saat kejadian itu berlangsung tahun 2009-2010 lalu. Menurut dia, pembantaian sadis puluhan orangutan itu atas sepengetahuan dan restu perusahaan sawit.
Direktur perusahaan sawit itu saat dikonfirmasi kemarin, mengaku tidak tahu menahu adanya aksi pembantaian yang disebut-sebut atas restu perusahaannya."Memang informasi itu ada saya dapat dari sejumlah orang. Bahkan ada yang SMS ke HP (hanphone) saya. Tapi saya tidak tahu hal, karena saya baru masuk perusahaan ini September 2010," ujarnya.
Saksi mata yang datang ke kantor Tribun itu menuturkan, saat itu perusahaan sawit tersebut sedang gencar-gencarnya melakukan perluasan area perkebunan kelapa sawit. "Area perkebunan ini bersebelahan dengan area KBK (Kawasan Budidaya Kehutanan) yang di dalamnya sudah hidup habitat orangutan. Tentu ini membuat kehidupan mereka terusik. Orangutan-orangutan itu berhamburan keluar dari tempat tinggal mereka. Mungkin juga kesal karena kehidupan mereka terusik dengan aktivitas pekebunan sawit itu, orangutan pun merusak sejumlah sawit yang sedang tumbuh. Dari situlah awalnya, perusahaan kemudian membuat kebijakan bahwa orangutan adalah hama yang wajib dibasmi atau dibunuh," kata pria tersebut menuturkan.
Proses pembantaian, lanjutnya, dilakukan dengan cara sayembara terbuka yang diumumkan pihak perusahaan, yakni berbunyi: "barang siapa baik karyawan maupun masyarakat sekitar yang mampu menangkap orangutan itu baik dalam keadaan hidup maupun mati, diberikan imbalan berupa uang dari mulai Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta. Imbalan disesuaikan dengan kecil dan besarnya tangkapan itu."
"Dari situlah baik karyawan perusahaan maupun masyarakat sekitar pun berlomba-lomba berburu orangutan. Ketika dapat baik sudah mati ataupun hidup, langsung diserahkan ke pihak perusahaan khususnya di lokasi pembantaian yang sudah disediakan. Dan karyawan ataupun warga yang menyerahkan itu, langsung diberi uang cash sesuai dengan kecil dan besarnya orangutan yang ditangkap," terangnya.
Setelah diserahkan, ada petugas khusus dari perusahaan yang membantai mereka satu-persatu. Yakni dengan cara memotong-motong tubuh orangutan itu menjadi banyak. Potongan tubuh orangutan itu dibungkus dengan karung, untuk kemudian dibuang ke tempat khusus pembuangan yang juga sudah disediakan oleh perusahaan. "Ada tempat pembuangan khususnya, saya lupa," ujarnya.
Salahkan Kontraktor
Direktur perusahaan itu (nama ada pada redaksi) tak berani membenaran atau membantah soal kabar mengenai adanya pembantaian orangutan pada tahun 2009-2010 lalu di areal perusahaan yang ia pimpin sekarang.
"Kalau saya ya, wallahu 'alam, karena pada tahun 2009-2010 saya belum masuk.. Saya masuk diperusahaan itu mulai September 2010 , jadi jujur saya tidak mengetahui kejadian pembantaian tersebut sebagaimana yang dituduhkan," ujar Tonny saat ditemui Tribun di kantornya di Samarinda.
Meski tidak mengetahui kejadian pembantaian orangutan, ia mengaku pernah mendengar informasi adanya pembantaian orangutan itu dari sejumlah warga. Ada warga yang datang langsung ke kantornya maupun orang-orang yang menginformasikannya melalui pesan pendek.
Ia mengatakan, kalaupun benar ada terjadi kejadian pembantaian di areal/lahan perkebunan di arealnya, bukan serta merta kesalahan dan tanggungjawab perusahaan. Itu bisa jadi kesalahan kontraktor selaku pelaksana pekerjaan.
"Seandainya terjadi kejadian pembantaian itu, kalau saya cenderung bukan perusahaan yang disalahkan. Itu kalau pendapat saya ya, karena kita sifatnya hanya melakukan pengawasan saja, sedangkan semua pekerjaan diborongkan kepada kontraktornya langsung," ujarnya.
14.26 | Posted in Hewan, Kekerasan, Kriminal, Nasional | Read More »
Video: Pembuangan 35 Mayat di Veracruz
Seluruh jasad yang dibuang, termasuk 12 perempuan dan dua anak-anak, ditemukan dalam kondisi tubuh penuh siksaan. Pelaku kemudian meninggalkan spanduk dengan inisial GN dan ancaman terhadap kartel dominan di negara bagian Veracruz, Zetas.
Geng yang menamakan diri New Generation menurunkan jenazah terikat di tengah keramaian lalul intas dan kemacetan, Rabu lalu, sebagai randa perang dimulai. Mereka ingin mengusir Zetas dari Veracrus.
Seorang pejabat keamanan Amerika Serikat mensinyalir New Generation terkait Joaquin El Chapo Guzman, yang dipandang gembong narkoba terkaya di dunia.
12.28 | Posted in Dunia, Kekerasan, Mengerikan, Video | Read More »
Video Guru Tendang Murid Beredar
Aksi kekerasan ini diduga dilakukan seorang guru teknik ilmu komputer SMP Negeri 3 Porong. Menanggapi masalah tersebut, Kepala SMP Negeri 3 Porong, Handoyo, berkata, "Masalah sudah diselesaikan, sudah berakhir."
Handoyo mengaku telah memanggil guru dan ketujuh siswa tersebut, termasuk orang tuanya. Kedua belah pihak, katanya, telah sepakat damai atas persoalan tersebut.
Handoyo menyangkal jika sikap guru tersebut bagian dari kekerasan. "Hanya sekedar peringatan," ujarnya.
Dalam video tersebut, guru itu memanggil ketujuh siswa berbaris di halaman sekolah. Di bawah terik matahari, ia lantas menendang berulang kali ketujuh siswa tersebut. Aksi itu diduga direkam dengan kamera telepon seluler dari lantai dua gedung sekolah.
Penganiayaan ini dilakukan lantaran ketujuh siswa dianggap mengganggu kegiatan belajar sekolah karena ketujuh siswa itu bermain sepak bola di halaman sekolah. Lantas, sang guru marah dan menghukum ketujuh siswa dengan tendangan "karate."
Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo Mustain Baladan mengatakan tengah menyelidiki persoalan tersebut. Tim diturunkan untuk menyelidiki hukuman tersebut bagian dari kekerasan atau tidak. "Masih kita selidiki," katanya.
Berikut Videonya:
23.58 | Posted in Kekerasan, Pendidikan | Read More »
SMA 6 dan Wartawan Akhirnya Berdamai
Kedua belah pihak memutuskan untuk tidak meneruskan peristiwa tawuran yang terjadi Senin (19/9) tersebut ke jalur hukum.
"Keduanya saling menyadari masing-masing memberikan kontribusi terhadap tawuran tersebut. Jadi keduanya memilih damai," ungkap Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Pers Agus Sudibyo seusai penandatanganan kesepakatan damai di gedung Dewan Pers.
Dalam pertemuan yang berlangsung sejak pukul 13.30 dan selesai pada pukul 18.00 tersebut disepakati lima poin perdamaian.
Pertama, kedua pihak sepakat bersikap kooperatif mendukung kepolisian mengusut kejadian perampasan kaset milik wartawan Trans7 yang terjadi pada Jumat (16/9).
Kedua, pihak-pihak saling menyadari kontribusi atas terjadinya kekerasan yang terjadi pada Senin (19/9) dan sepakat menempuh perdamaian dan saling memaafkan. Kedua pihak sepakat tidak membawa kasus ini ke ranah hukum.
Ketiga, SMA Negeri 6 Jakarta berkomitmen menghargai kebebasan pers yang sesuai dengan UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Keempat, pihak wartawan berkomitmen menghargai SMA Negeri 6 sebagai badan publik yang melakukan tugas pendidikan.
Dan kelima, Dewan Pers akan menangani pengaduan dari SMA Negeri 6 tentang pemberitaan pers terkait kekisruhan yang terjadi Senin (19/9), yang dianggap tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik.
Kepala SMA N 6 Jakarta Kadarwati Mardiutama menyatakan siap melaksanakan semua butir kesepakatan. "Saya sepakat. Kami terbiasa terbuka, nanti saat apel upacara senin nanti kami umumkan (hasil mediasi)," ucapnya.
Dalam pertemuan tersebut, Yudhistiro Pranoto, fotografer seputar Indonesia yang menjadi salah satu korban memberikan CD berisi rekaman pengeroyokan atas dirinya.
Dalam video tersebut ia mengatakan nampak seorang pria bersafari biru yang diduga oknum guru ikut memprovokasi. "Saya minta guru itu diberi sanksi," pintanya.
Sayangnya pihak SMA 6 menegaskan tidak akan menanggapi usaha-usaha untuk membuka kembali tawuran tersebut. Video tersebut tidak akan diproses.
14.24 | Posted in Kekerasan, Nasional, Pendidikan | Read More »
Gilang Perdana Terancam 7 Tahun Penjara
Pasal tersebut menjelaskan, barang siapa dengan sengaja menghancurkan barang atau jika kekerasan yang digunakan mengakibatkan luka-luka, diancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun. Meski telah resmi sebagai pihak terlapor, Kepolisian Resort Jakarta Selatan belum menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gilang.
Gilang tak sendiri dalam melakukan aksi brutalnya itu. Karena itu, Polisi juga tengah mengusut kawan-kawan Gilang yang turut serta mengeroyok puluhan wartawan di depan sekolahnya, Senin (19/9/2011) kemarin. Selain melukai empat wartawan, siswa SMAN 6 ini juga melakukan pengerusakan terhadap dua unit mobil milik Trans TV.
02.44 | Posted in Kekerasan, Kriminal, Nasional, Pendidikan | Read More »
Selama 40 Tahun, Ayah Perkosa Dua Putrinya
Dilansir BBC, Kamis, 25 Agustus 2011, kakek bejat itu menahan kedua putri mereka sejak usia 12 dan 4 tahun di sebuah dapur sempit di rumahnya di kota Branau, Provinsi Upper. Dua wanita yang saat ini berusia 53 dan 45 tahun ini mengaku hanya diberi kursi kayu untuk tempat tidur mereka.
"Kedua wanita memiliki keterbelakangan mental dan menderita luka pukulan dan kekerasan lainnya," kata Hermann Feldbacher, juru bicara kepolisian Provinsi Upper.
Polisi mengatakan bahwa kasus ini terkuak pada bulan Mei, namun baru tersebar di media pada bulan ini. Kasus terungkap setelah tersangka dipukul hingga pingsan oleh salah seorang korban yang hendak diperkosa. Selama dua hari, mereka membiarkan sang ayah terbaring di lantai tanpa membantunya sedikitpun.
Salah seorang korban akhirnya melarikan diri dan melaporkan kasus ini ke seorang pekerja sosial yang meneruskannya ke polisi. Tersangka yang ditemukan masih terbaring di lantai lalu dilarikan ke rumah sakit.
Lelaki yang tidak disebutkan namanya ini dikenakan tuduhan hukum telah mengurung, menganiaya dan melakukan pelecehan seksual terhadap kedua anaknya. Dia membantah semua tuduhan tersebut. Saat ini dia mendekam di penjara selama menunggu proses pengadilan.
Menurut laporan polisi, kedua putrinya terpaksa menuruti nafsu biadab sang ayah karena takut setelah diancam dibunuh dengan garpu dan kayu. Ibu mereka yang telah meninggal tiga tahun lalu juga diduga menjadi korban penganiayaan. Saat ini kedua korban tengah ditangani oleh psikiater untuk mengatasi trauma dan beban mental yang mereka alami.
Ini adalah kasus incest kedua yang terjadi di Austria. Sebelumnya pada tahun 2008, Josef Fritzl, 74, divonis penjara seumur hidup setelah memperkosa putri kandungnya hingga melahirkan sebanyak tujuh kali.
Kasus serupa juga terjadi pada tahun 2006. Natascha Kampusch berhasil lolos dari penculiknya, yang telah menahan dan memperkosa dirinya di sebuah ruang bawah tanah selama delapan tahun. Tersangka bunuh diri sesaat setelah wanita itu kabur.
21.12 | Posted in Kekerasan, Kriminal, Mengerikan, Seks | Read More »
Video Pengeroyokan Siswi SMP Beredar di Samarinda
Video kekerasan yang diduga dilakukan beberapa pelajar SMP di Samarinda, Kalimantan Timur, kini beredar luas. Dalam video tersebut, terlihat seorang remaja putri dikeroyok lima perempuan sekaligus.Dalam video berdurasi 53 detik ini, terlihat lima remaja yang diperkirakan berusia antara 13 tahun - 15 tahun, tengah menganiaya korban di lokasi pemakaman. Para pelaku yang diduga pelajar SMP dari beberapa sekolah di Samarinda ini, memukuli korban hingga tersungkur ke lantai areal pemakaman.
Aksi pengeroyokan ini diperkirakan berlangsung pekan lalu, di Komplek Pemakaman Warga Tionghoa di Jalan Gerilya Samarinda Utara. Pengeroyokan tersebut merupakan aksi balas dendam, karena sebelumnya korban melabrak salah satu dari pelaku.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Samarinda Komisaris Arif Budiman mengatakan, korban maupun pelaku telah dimintai keterangan terkait pengeroyokan itu. Hasilnya, orang tua kedua belah pihak setuju menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.
05.52 | Posted in Kekerasan, Kriminal, Mengerikan, Pendidikan, Video | Read More »
5 Negara Paling Berbahaya Bagi Wanita
Afganistan, Kongo, Pakistan, India, dan Somalia adalah lima tempat hidup yang paling merugikan wanita. Di Afghanistan, 87 persen populasi wanita buta huruf.
Di negara ini pula, secara rata-rata, satu dari 11 wanita meninggal saat melahirkan. Selain itu, sekitar 80 persen anak-anak perempuan di negara ini masih menikah secara paksa.
Negara Afrika, Kongo, menempati posisi kedua sebagai negara dengan rekor kekerasan seksual paling tinggi. Di negara ini, 400 ribu wanita harus menghadapi kekerasan seksual setiap tahun. Dan, di negara yang sama pembunuhan atas dasar membela kehormatan merupakan penyebab kematian 100 ribu wanita tiap tahun.
Pakistan menempati posisi ketiga dalam daftar negara paling berbahaya bagi wanita. Di negara ini wanita tidak boleh sekolah. Waita juga harus menaati aturan negara, seperti wajib pakai pakaian sesuai ketentuan negara. Serta fasilitas kesehatan yang minim.
Meski India memiliki pertumbuhan ekonomi pesat, tingkat prostitusi dan perdagangan manusia terutama wanita sangat tinggi. Diperkirakan, sekitar 50 juta anak perempuan hilang di India selama setahun terakhir.
Somalia menunjukkan tren peningkatan dalam korban pemerkosaan tiap tahun. Hal lainnya, tidak ada perawatan yang cukup baik bagi wanita hamil di lembaga medis sehingga mengancam kesehatan wanita.
11.53 | Posted in Cinta, Dunia, Kekerasan | Read More »
Video Pemerkosaan Sadistis di Libya
Rekaman yang ditampilkan dengan gambar buram di CNN, Kamis, 16 Juni 2011 itu, didapat dari seorang pemberontak Libya. Dalam video tersebut, terlihat dua orang tentara loyalis Khadafi menyiksa wanita itu dengan menyodominya menggunakan, astagfirullah, gagang sapu.
Teriakan minta ampun dari perempuan itu dan permintaannya untuk menghentikan aksi tersebut malah justru membuat kedua lelaki itu semakin beringas. Menurut laporan CNN, wanita malang itu ditutup wajahnya menggunakan kaos kaki. Dalam budaya Arab, hal ini adalah penghinaan besar.
Pemberontak yang menyerahkan video itu menolak menyebutkan namanya. Video itu juga tidak memuat tanggal maupun lokasi di mana rekaman itu diambil. Dua orang lelaki dalam video juga tampak tidak mengenakan pakaian tentara.
CNN menyatakan tidak dapat memastikan keaslian rekaman maupun meminta klarifikasi dari pemerintah Libya. Namun, sang pemberontak bersikeras bahwa gambar itu diambil dari telepon genggam salah seorang tentara.
Tentara pendukung Khadafi dikabarkan sejak pekan lalu menggunakan pemerkosaan sebagai alat perang. Juru bicara kelompok pemberontak, Abdullah al-Kabeir, mengatakan bahwa perkosaan dilakukan secara sistematis untuk menjatuhkan mental para penentang pemerintah.
Kabeir mengklaim bahwa kelompoknya memiliki banyak video yang menampilkan kekerasan pendukung Khadafi, termasuk perkosaan. Pemerintahan Khadafi membantah hal tersebut dan mempersilakan dilakukan penyelidikan atau pembentukan tim pencari fakta untuk menelusuri kebenarannya.
17.38 | Posted in Dunia, Kekerasan, Mengerikan, Video | Read More »










