Si Tupai Peramal Telah Mati

Apakah Anda masih ingat akan keberadaan Heidi, seekor tupai bermata juling yang sensasional karena kepandaiannya meramal pemenang oscar beberapa bulan lalu?

Tupai yang memiliki penggemar sebanyak 332.963 orang di jejaring sosial Facebook ini dikabarkan secara resmi oleh pihak kebun binatang Leipzig, wilayah timur Jerman, telah mati.

"Si tupai juling Heidi telah menutup mata untuk selama-lamanya," ujar petugas kebun binatang Leipzig, sebagaimana dilansir Telegraph, Kamis (29/9/2011).

Hewan berusia tiga setengah tersebut sebelumnya telah dirawat selama berminggu-minggu karena masalah kesehatan.

Tupai tersebut menderita kelebihan berat badan akut. Hal tersebut juga lah yang menyebabkan kejulingan pada matanya. Pola makan yang buruk menghasilkan timbunan lemak menyembul dari belakang bola matanya, sehingga terlihat seperti juling.

15.43 | Posted in , | Read More »

Puluhan Orangutan Dibantai di Kutai Kartanegara

Puluhan orangutan (pongo pygmaeus) menjadi bulan-bulanan warga Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Ancalong, Kutai Kartanegara. Berdalih sebagai hama yang merusak dan menggagalkan panen tanaman kepala sawit, warga lantas menangkap, mengikat, merangkeng dan menyiksa.

Aksi brutal dianggap belum cukup. Warga mengakhirinya dengan memotong kepala satwa dilindungi itu. Seluruh aksi pembantaian sadis ini dikabarkan terjadi di sebuah areal konsesi perkebunan kelapa sawit.

Saksi mata yang enggan dikorankan namanya menunjukkan sejumlah foto dokumentasi saat kejadian itu berlangsung tahun 2009-2010 lalu. Menurut dia, pembantaian sadis puluhan orangutan itu atas sepengetahuan dan restu perusahaan sawit.

Direktur perusahaan sawit itu saat dikonfirmasi kemarin, mengaku tidak tahu menahu adanya aksi pembantaian yang disebut-sebut atas restu perusahaannya."Memang informasi itu ada saya dapat dari sejumlah orang. Bahkan ada yang SMS ke HP (hanphone) saya. Tapi saya tidak tahu hal, karena saya baru masuk perusahaan ini September 2010," ujarnya.

Saksi mata yang datang ke kantor Tribun itu menuturkan, saat itu perusahaan sawit tersebut sedang gencar-gencarnya melakukan perluasan area perkebunan kelapa sawit. "Area perkebunan ini bersebelahan dengan area KBK (Kawasan Budidaya Kehutanan) yang di dalamnya sudah hidup habitat orangutan. Tentu ini membuat kehidupan mereka terusik. Orangutan-orangutan itu berhamburan keluar dari tempat tinggal mereka. Mungkin juga kesal karena kehidupan mereka terusik dengan aktivitas pekebunan sawit itu, orangutan pun merusak sejumlah sawit yang sedang tumbuh. Dari situlah awalnya, perusahaan kemudian membuat kebijakan bahwa orangutan adalah hama yang wajib dibasmi atau dibunuh," kata pria tersebut menuturkan.

Proses pembantaian, lanjutnya, dilakukan dengan cara sayembara terbuka yang diumumkan pihak perusahaan, yakni berbunyi: "barang siapa baik karyawan maupun masyarakat sekitar yang mampu menangkap orangutan itu baik dalam keadaan hidup maupun mati, diberikan imbalan berupa uang dari mulai Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta. Imbalan disesuaikan dengan kecil dan besarnya tangkapan itu."

"Dari situlah baik karyawan perusahaan maupun masyarakat sekitar pun berlomba-lomba berburu orangutan. Ketika dapat baik sudah mati ataupun hidup, langsung diserahkan ke pihak perusahaan khususnya di lokasi pembantaian yang sudah disediakan. Dan karyawan ataupun warga yang menyerahkan itu, langsung diberi uang cash sesuai dengan kecil dan besarnya orangutan yang ditangkap," terangnya.

Setelah diserahkan, ada petugas khusus dari perusahaan yang membantai mereka satu-persatu. Yakni dengan cara memotong-motong tubuh orangutan itu menjadi banyak. Potongan tubuh orangutan itu dibungkus dengan karung, untuk kemudian dibuang ke tempat khusus pembuangan yang juga sudah disediakan oleh perusahaan. "Ada tempat pembuangan khususnya, saya lupa," ujarnya.

Salahkan Kontraktor
Direktur perusahaan itu (nama ada pada redaksi) tak berani membenaran atau membantah soal kabar mengenai adanya pembantaian orangutan pada tahun 2009-2010 lalu di areal perusahaan yang ia pimpin sekarang.

"Kalau saya ya, wallahu 'alam, karena pada tahun 2009-2010 saya belum masuk.. Saya masuk diperusahaan itu mulai September 2010 , jadi jujur saya tidak mengetahui kejadian pembantaian tersebut sebagaimana yang dituduhkan," ujar Tonny saat ditemui Tribun di kantornya di Samarinda.

Meski tidak mengetahui kejadian pembantaian orangutan, ia mengaku pernah mendengar informasi adanya pembantaian orangutan itu dari sejumlah warga. Ada warga yang datang langsung ke kantornya maupun orang-orang yang menginformasikannya melalui pesan pendek.
Ia mengatakan, kalaupun benar ada terjadi kejadian pembantaian di areal/lahan perkebunan di arealnya, bukan serta merta kesalahan dan tanggungjawab perusahaan. Itu bisa jadi kesalahan kontraktor selaku pelaksana pekerjaan.

"Seandainya terjadi kejadian pembantaian itu, kalau saya cenderung bukan perusahaan yang disalahkan. Itu kalau pendapat saya ya, karena kita sifatnya hanya melakukan pengawasan saja, sedangkan semua pekerjaan diborongkan kepada kontraktornya langsung," ujarnya.
( Sumber : TribunNews )

14.26 | Posted in , , , | Read More »

Si Kucing Bermuka Dua ini Namanya Frankenlouie

Kita semua tahu kalau kucing memiliki sembilan nyawa. Hal tersebut dibuktikan dari keberadaan seekor kucing jantan bernama Frankenlouie. Kucing yang tinggal bersama pemiliknya di Milbury, Massachusetts, ini lahir dengan suatu hal yang spesial. Pasalnya, dia lahir dengan memiliki dua wajah dalam satu badan.

Kucing berbulu bersih dan sehat ini memiliki cacat lahir genetik yang menyebabkan dia memiliki dua wajah. Sebagaimana dilansir Dailymail, Rabu (28/9/2011), kondisi luar biasa yang dialami Frankenlouie ini umumnya disebut Janus, yang menyebabkan kucing hanya dapat hidup beberapa hari.

Namun, Frankenlouie memang benar-benar seekor kucing yang spesial, dia pun terus bertahan hidup. Kini usia Frankenlouie telah mencapai 12 tahun.

Keunikan yang dimilikinya membuat Frankenlouie telah tampil dalam acara sebuah TV yang menampilkan sosok-sosok spesial yang aneh namun nyata di Amerika Serikat yang bertajuk 'Strange, Freaky, True'.

Frankenlouie juga merupakan selebriti di Youtube. Video dirinya telah banyak dilihat pengguna situs tersebut. Prestasi terkhirnya, dia mendapat rekor dari Guinness World Records, karena ketahanan hidupnya yang hingga 12 tahun. Sedangkan sang pemilik lebih suka menutup identitasnya kepada publik.
( Sumber : OkeZone )

13.42 | Posted in , , , | Read More »

Wow, Kambing Ini Harganya Rp12 Miliar

Siapa mengira harga seekor kambing bisa mencapai Rp12 miliar. Kambing asal Kota Xinjiang ini diklaim hanya ada seribu ekor di dunia.

"Para bos besar sering datang kesini dengan menggunakan mobil mewah dan menaikkan kambing tersebut di kursi belakang mobil mereka," ujar Liu Fenghua, salah seorang peternak Kambing Dolan yang berasal dari kota Aksu, Wilayah Xinjiang, China.

"Biasanya para bos itu datang dari suku Uighur yang mayoritas muslim dan ingin menjadikan kambing tersebut sebagai hewan peliharaan," lanjutnya, seperti dilansir Telegraph, Rabu (28/9/2011).

Peranakan kambing Dolan memiliki ciri khas yang berbeda dibandingkan dengan kambing lain pada umumnya, kambing tersebut memiliki hidung yang berbeda dan memiliki ekor kembar dan juga telinga yang lebar.

Kambing yang paling bernilai adalah milik Majid Abdul, kambing berusia enam tahun tersebut dihargai mencapai Rp12 miliar, namun Majid masih belum mau menjual kambing kesayangannya.

Para peternak Dolan mengatakan bahwa banyak para keluarga yang mengumpulkan dana mereka hanya untuk membeli seekor kambing Dolan dan menjadikannya sebagai investasi.
( Sumber : OkeZone )

13.29 | Posted in , , | Read More »

“Jurassic Park” Indonesia hadir di Amerika Serikat

Pulau Komodo yang kerap disebut “Jurassic Park Indonesia” dan masuk dalam nominasi Tujuh Keajaiban Dunia Baru versi New7Wonders, dipromosikan di Chicago, Amerika Serikat, sebagai “keajaiban dunia sebenarnya”.

Promosi Taman Nasional Komodo itu digelar melalui acara bertajuk “Komodo Night in Chicago” yang berlangsung pada Kamis (22/9) di Crystal Garden, Navy Pier, Chicago. Ratusan orang hadir dari berbagai kalangan hadir.

Untuk membangun nuansa Taman Komodo, Crystal Garden –taman di dalam Gedung Navy Pier beratapkan kaca dihiasi pohon-pohon palem. Nuansa dan “rasa” tropis sabana dan kehadiran komodo diusahakan hadir di sana malam itu.

Hadirin juga bukan cuma hadirin biasa, karena ada pakar pemasaran dunia dari Northwestern University yang juga Duta Pariwisata Indonesia, Phillip Kottler, pimpinan Field Museum of National History of Chicago, pemerhati Inddonesia seperti Jeffrey Winters dan James Holsterey.

Tidak kalah penting adalah serta masyarakat setempat lain, mulai dari kalangan industri pariwisata anggota PATA, pakar margasatwa, akademisi, penulis pariwisata sampai media massa. Yang terakhir ini memegang peran sangat penting juga.

Komodo (Varanus komodoensis) adalah satu-satunya kadal raksasa purba yang masih hidup sesuai cara hidup masa itu. Mirip dengan film Jurrasic Park karya Steven Spielberg, komodo-komodo itu juga hidup alami di tiga pulau kecil di gugus Taman Nasional Komodo, di dekat Labuan Bajo, NTT.

Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino P Djalal, yang bersapa dengan hadirin melalui tayangan video, mengajak kalangan industri pariwisata
dan masyarakat Chicago berkunjung ke Inddonesia dan menyaksikan
kehidupan komodo di TNK.

Ia memaparkan keunikan TNK yang terdiri atas beberapa pulau sebagai
“Jurassic Park” versi Indonesia tempat sekitar 5.000 komodo berhabitat.

Selain promosi komodo dan seni budaya Flores, acara Malam Komodo juga
menampilkan kesaksian tentang komodo dan Pulau Flores oleh ahli antropologi yang pernah meneliti di Pulau Flores, Dr Andrea
Katalin, dan Alan Risetar, Acting Divisional Manager and Collection
Division Manager of Amphibians and Reptiles, Field Museum of National
History, Chicago.

Direktur Jenderal Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata, Sapta Nirwandar, dalam sambutannya menyampaikan Chicago merupakan salah satu wilayah di Amerika yang masyarakatnya menunjukkan perhatian tinggi terhadap pariwisata Indonesia.

Perhatian itu dibuktikan dengan perkembangan pesat jumlah turis AS ke Indonesia, kata Sapta.

Pada acara yang sama, Konsul Jenderal Indonesia di Chicago, Benny Bahanadewa, menerangkan Indonesia memiliki banyak tempat pariwisata yang indah selain Bali, yaitu misalnya Nusa Tenggara Timur tempat komodo berasal dan dilindungi.

“Promosi kali ini tidak hanya semata mempromosikan komodo tapi juga lingkungan dan budaya sekitarnya,” kata Bahanadewa.
( Sumber : AntaraNews )

12.58 | Posted in , | Read More »

Miliki 2 Juta Penggemar, Anjing Ini Rilis Buku

Dia bukanlah bintang dari sebuah drama televisi, bukan juga seorang aktor atau penyanyi pop, dia hanya seekor anjing peliharaan, namun memiliki penggemar di fan page Facebook hingga hampir mencapai 2 juta, yakni 1,79 juta penggemar.

Boo memiliki fan page Facebook sejak tahun 2009. Awalnya, Boo dibuatkan Facebook oleh J.H Lee sang pemilik, karena Boo telah menjadi idola seluruh teman Lee.

"Teman-teman saya sangat menyukai foto-foto dari Boo," ujar lee, sebagaimana dilansir Dailymail, Jumat (23/9/2011).

Namun, ternyata wajah imut Boo menarik banyak pengguna Facebook. Dalam sehari fanpage Facebook Boo, di-Like ribuan orang.

Bahkan selebriti ternama seperti penyanyi Ke$ha dan Khloe Kardashian jatuh cinta kepada anjing Pomenarian berusia lima tahun ini. Tahun lalu, foto dari diunduh Khloe ke dalam blog pribadinya. Sedangkan Ke$ha, menyebutkan di akun Twitternya, bahwa Boo adalah pacar barunya.

Kini Boo tengah disibukkan mempromosikan buku pribadinya yang berjudul _The life of the cutest dog in the world_. Buku ini berisikan foto-foto eksklusif Boo yang tidak ditampilkan di Facebook. Foto-foto lucu Boo ketika sedang beristirahat, bermain, atau ketika sedang menjelajah negara-negara di dunia, semua disusun rapi oleh Lee dalam buku ini.

Buku seharga USD8,99 (sekira Rp80 ribu) tersebut diprediksi akan masuk dalam kategori best seller (terlaris).

02.49 | Posted in , , | Read More »

Inilah Ular Betina Terbesar di Dunia

Seekor ular piton betina bernama Medusa. Beratnya lebih dari 300 pound dengan panjang 25 kaki, dan dibutuhkan 15 orang untuk mengangkatnya, ular ini tengah dalam persiapan menyandang gelar sebagai ular terbesar di dunia.

Nama Medusa akan dicatatkan dalam Guiness Book of World Records.

Dalam sepekan, reptil besar yang akan dipajang di the Edge of Hell, Kansas City, Amerika Serikat ini menyantap sekira 18 kilogram daging hewan. Namun karena dia mudah dapat menyantap sesuatu, terkadang dalam sepekan total daging yang disantapnya bisa melebihi 45 kilogram.

Medusa akan segera dikunjungi oleh perwakilan dari Guinness Book of World Records untuk memverifikasi gelar yang akan disandangnya.

Meski Medusa, berukuran sangat besar, Larry Elgar, sang pelatih, sama sekali tidak pernah terintimidasi akan hewan yang diasuhnya.

"Saya sadar, suatu waktu dia dapat membunuhku. Tapi tidak ada ketakutan akan itu. Ketakutan hanya akan ada kalau kita kurang pemahaman tentang bagaimana mengatasinya," ujar Larry kepada NBC News, sebagaimana dilansir Dailymail, Jumat (23/9/2011).

Ular piton raksasa ini bersiap untuk menggantikan Fluffy yang memiliki panjang 7,3 meter, sebagai ular peliharaan terbesar.Namun Fluffy telah mati pada Oktober tahun lalu di Columbus Zoo and Aquarium di Powell, Ohio, Amerika Serikat.

02.41 | Posted in , | Read More »

Buaya Raksasa Kembali Ditemukan di Florida

Masih jelas di ingatan, beberapa minggu lalu, warga di Filipina menangkap buaya raksasa sepanjang 6,4 meter dengan bobot 1.075 kilogram. Kini kabar mengejutkan datang dari benua Amerika, tepatnya di Florida, seorang mahasiswa berusia 19 tahun, Tim Stroh kedapatan menangkap buaya 3,7 meter dengan berat 362,8 kg.

Ketika itu, Tim memang sedang menikmati kegiatan rutin berburu buaya bersama ayah dan ibunya, Steven dan Rachel, serta keluarga teman sang ayah, Rusty Griffenberg.

Meski buaya tersebut berbobot lima kali lebih berat dari dirinya, namun Tim berhasil menyeret buaya raksasa itu ke darat.

"Aku tidak hanya menyeretnya menggunakan seluruh tenaga di tanganku, tapi aku juga sampai menggunakan seluruh kekuatan kakiku. Ini sangat berat, namun pengalaman ini sangat menyenangkan untukku. Karena aku berhasil," ujar Tim bangga sebagaimana dilansir The Sun, Rabu (21/9/2011).

Pria dengan tinggi badan 1,9 meter dan bobot 72,5 kilogram ini tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan menangkap seekor buaya yang tercatat paling besar yang pernah ditemukan di Florida.

"Ini adalah buaya terbesar pernah saya lihat sejak saya mulai membimbing berburu pada tahun 1989. Setelah dicek, menurut prosesor di Loxahatchee mengatakan bahwa buaya ini adalah buaya terbesar yang pernah ditangani," imbuh Steven.

Ayah Tim berencana untuk mengawetkan kepala dari buaya raksasa tersebut, karena kepala buaya ini cukup besar, yaitu berukuran 28 inchix14 inchi. Sedangkan bagian-bagian tubuh buaya yang dagingnya dapat dimakan akan menjadi tanggungan ibunda Tim yang siap memasaknya. Namun Tim sebagai penangkap buaya ini, ingin membebaskan kembali buaya raksasa tersebut.

11.37 | Posted in , | Read More »