Google Glass Tawarkan Sensasi Seks Unik

Google Glass memang memiliki konsep menarik, tak terkecuali dari sudut pandang pasangan suami istri yang ingin merasakan sensasi seks berbeda.

Hal itu coba diwujudkan salah satu developer asal London dengan menciptakan aplikasi bernama Sex with Google Glass. Untuk bisa menikmatinya, piranti lunak ini harus dipasang pada kedua kacamata pintar Google.

Menurut pembuatnya, aplikasi mereka itu bisa menawarkan sensasi berhubungan seks yang berbeda dengan cara melihat dari sisi pandang pasangannya.

Misalnya, sang wanita ingin melihat apa yang dilihat pasangan suaminya, maka tinggal sebut 'ok glass, it’s time' maka secara otomatis kedua kacamata pintar yang dipakai akan menampilkan persepektif masing-masing pasangan. Untuk menghentikannya tinggal sebut 'ok glass, pull out'.

Selain itu aplikasi tersebut juga dijanjikan bisa mengendalikan musik untuk dimainkan saat bercinta. Demikian yang tertulis di situs resminya dan dikutip detikINET, Senin (20/1/2013).

Hingga kini aplikasi tersebut masih terus dikembangkan dan belum bisa dipastikan kapan dirilis. Aplikasi pendukung Sex with Google Glass juga dijanjikan tersedia untuk iPhone.

( Sumber: detikCom )

13.08 | Posted in , , , , | Read More »

Google Bikin Toko Musik Online

Layanan toko musik online milik Apple Inc dan Amazon.com Inc bakal mendapat pesaing baru. Google berencana membuat toko musik online.

Untuk rencana tersebut Google telah melakukan pembicaraan dengan empat perusahaan musik besar. EMI, Universal Music Group, Sony Music, dan Warner Music. Google akan meminta lisensi untuk katalog toko musik online.

Namun dari keempatnya baru EMI yang hampir mendekati kesepakatan. Sedangkan yang lain, meskipun belum mencapai kata sepakat, Google masih terus melakukan pembicaraan yang intensif.

Toko musik online milik Google itu akan menggabungkan layanan penjualan ritel dan remote music storage, yakni layanan musik berbasis cloud.

Layanan toko musik berbasis cloudsudah terlebih dulu dilakukan Apple melalui teknologi iCloud. Apple menyatakan layanan ini menawarkan kombinasi yang lebih komprehensif dari fitur yang dimiliki Amazon dan Google.

Dibanding Google dan Amazon, Apple sudah mengantongi lisensi dari empat label musik besar. Hal ini memungkinkan pengguna memiliki perpustakaan musik online yang bisa diakses dari mana pun tanpa melalui uploading.

Sedangkan Google Beta dan Player Cloud milik Amazon, meski memungkinkan penyimpanan musik secara online, layanan tersebut tidak memiliki lisensi dari perusahaan musik. Walhasil pengguna harus meng-upload terlebih dulu sebelum musik disimpan di sistem.

Sebelumnya, saat Google meluncurkan layanan penyimpanan musik gratis Mei lalu, eksekutif Google mengatakan tidak bisa mencapai kesepakatan dengan label rekaman. Para label besar itu mengkhawatirkan layanan musikonline ini melegitimasi pembajakan.

Direktur Konten Digital untuk Google Android Jamie Rosenberg mengatakan layanan Google Musik Beta memungkinkan orang mengunggah sampai dengan 20 ribu lagu, termasuk dari iTunes. "Ini hanya untuk musik yang diperoleh secara sah. Kami akan menjaga agar tidak ada hak-hak yang dilanggar," kata dia.
( Sumber : TempoInteraktif )

18.01 | Posted in , | Read More »

Sekarang Google+ Tersedia Untuk Semua Orang

Penantian tiga minggu berjalannya versi trial Google+ berakhir sudah. Sekarang, Google telah mengumumkan bahwa Google Plus (G+) sudah dapat diakses (tersedia) untuk semua orang tanpa perlu diundang. Namun apakah ini bisa langsung saja mampu meningkatkan jumlah pengguna baru Google+? Layaknya Facebook dan Twitter yang sudah memiliki pangsa pasar mereka sendiri.

Vic Gundotra dari Google menulis sebuah postingan di Official Google Blog mengenai 99 perbaikan yang telah dilakukan sejak Google+ diluncurkan: "We’re ready to move from field trial to beta, and introduce our 100th feature: open signups." "Kami siap bergerak dari field trial ke beta, dan memperkenalkan fitur 100 kami: open signups," kata Vic. Sebelumnya Google telah mengumumkan sebuah cara baru untuk mengundang teman Anda ke Google+ melalui sebuah link yang bisa ditempatkan untuk dibagikan di seluruh situs jejaring sosial.

Update ini juga dilengkapi dengan perbaikan besar untuk Google+ Hangouts (Nongkrong) - sebuah fitur video call di Google+, termasuk kemampuan untuk menggunakannya pada perangkan Android (versi 2.3 dan di atasnya). Hal tersebut juga mencakup pencarian, yang merupakan peranakan dari konten yang dibagi di Google+ dan hasil dari seluruh situs, kata Adam Ostrow dalam postingannya di Mashable.com.

Seperti yang kami laporkan kepada Anda bersama dalam pembelajaran artikel kami sebelumnya, melalui Google+ nya, Google berupaya menghentikan kiprah Facebook untuk jadi yang terpopuler. Sejak Google+ diluncurkan dengan melalui sebuah upaya yang dinamakan Google+ Invites (Undangan Google+) - sebuah syarat untuk mendapatkan akses ke Google+, layanan ini berada dalam permintaan yang tinggi, dan mampu menarik 20 juta pengunjung pada bulan pertama. Sejak saat itu, bagaimanapun juga, Google+ belum berada dalam konteks yang benar-benar diminati oleh pengguna. Kebanyakan dari para pengguna datang hanya ingin tahu saja, bukan "mengkonsumsinya" layaknya Facebook.

Facebook juga telah meluncurkan sejumlah fitur baru dalam tampilan berandanya. Jika saat ini Anda telah melihat tampilan Facebook yang terbaru, situs jejaring sosial tepopuler ini merubah tampilan daftar teman dan juga membuat perubahan pada News Feed mereka, yang keduanya mirip sekali dengan fungsi Lingkaran (Circles) Google+ ke situs.

Sekarang Google+ sudah tersedia untuk semua orang, artinya semua orang sudah dapat mengaksesnya tanpa perlu diundang. Selanjutnya kita akan kembali melihat bersama, apakah dengan ketersediaannya Google+ untuk semua orang, dapat kembali meningkatkan "gairah" penggunanya atau dengan kata lain dapat semakin meningkatkan jumlah pengguna Google+? Atau terobosan ini malah membuat Google+ semakin tenggelam sebagai situs jejaring sosial?

18.05 | Posted in | Read More »

4 Kelemahan Google Wallet

Google telah meluncurkan sistem pembayaran Google Wallet, yang bisa menggantikan sistem pembayaran dengan menggunakan kartu kredit, kemarin. Dengan aplikasi ini pembeli bisa menggunakan ponselnya sebagai media pembayaran, hanya dengan men-scan ponsel sebagai pengganti kartu kredit.

Namun, sistem pembayaran ini masih memiliki sejumlah kekurangan. Berikut merupakan kekurangan Google+ seperti dikutip dari lamanMashable.

Retailer Belum Siap
Di Amerika Serikat, Google Wallet baru bisa digunakan di sejumlah retailer besar. Antara lain CVS, RadioShack, dan Foot Locker, dan akan menyusul di sejumlah retailer lain. Namun, tidak di semua outlet Google Wallet bisa digunakan, dan hanya lokasi tertentu.

Belum tahu kapan Google Wallet bisa digunakan di semua outlet retailer. David Robertson, penerbit The Nilson Report, sebuah publikasi tentang pasar kartu kredit, mengatakan setidaknya butuh waktu lima tahun.

Tak Banyak Smartphone NFC
Untuk menggunakan aplikasi Google Wallet, smartphone Anda harus dilengakapi teknologi Near Field Communication (NFC). Sedangkan saat ini, hanya beberapa smartphone yang dilengkapi teknologi NFC. Pendiri The Seraphim Group Bob Egan mengatakan saat ini ada sekitar 50 juta smartphone NFC yang siap dipasarkan dalam 18 bulan ke depan. Namun, itu diperkirakan belum cukup untuk menjadikan Google Wallet digunakan banyak orang.

Konsumen Belum Siap
Butuh beberapa tahun untuk mengubah perilaku konsumen. "Kalian meminta orang-orang melakukan sesuatu yang belum biasa mereka lakukan sekarang. Itu tidak terjadi dalam semalam," ucap Bob Egan.

Selain itu, konsumen juga masih belum merasa aman dengan sistem pembayaran baru ini, yaitu ponsel menggantikan kartu kredit. "Orang tidak begitu saja percaya menggunakan itu secara tepat," kata analis dari J. Gold Associates Jack Gold.

Wallet Bukan Tujuan Utama Google
Jika teknologi ini belum siap dan masih harus melakukan sejumlah adaptasi perbaikan, kenapa Google meluncurkan Google Wallet sekarang? Bob Egan memperkirakan ini merupakan salah satu strategi bisnis Google. Karena selama ini bisnis utama Google adalah advertising.

Mencari tahu apa yang dibeli konsumen merupakan potongan besar dari puzzle yang ingin diketahui pemasang iklan. "Mereka membuat asumsi perilaku konsumen saat ini," ujar Egan. "Ini akan menjadikan mereka semakin hebat dalam memprediksi itu."

Sedangkan analis dari eMarketer Noah Elkin mengatakan, Google Wallet juga akan menjadikan sistem operasi Android terus bersaing dengan iOS milik Apple dan BlackBerry. Secara bertahap, orang-orang akan menjadikan ponselnya sebagai dompet.

"Ini merupakan langkah lanjut dari migrasi perilaku yang kita lakukan dalam satu perangkat," kata Elkin. Selama ini, mudah membayangkan ponsel berpadu dengan kamera. Namun, Elkin meramalkan butuh bertahun-tahun untuk membiasakan menggunakan ponsel sebagai dompet.

23.09 | Posted in , , | Read More »

Tips Hindari Macet dengan Google Latitude

Anda akan berangkat mudik? Jalur mana yang akan ditempuh? Manapun jalur yang akan dipilih, Anda tidak perlu khawatir. Ada panduan yang bisa digunakan secara gratis agar tidak terjebak macet di jalan. Caranya mudah, cukup gunakan smartphone ataupun tablet PC yang kamu punya.

Salah satu aplikasi yang bisa Anda pakai adalah Google Latitude. Aplikasi ini merupakan aplikasi mobile yang dapat memberikan informasi seputar lokasi di mana penggunanya berada. Ia juga memungkinkan pengguna mengikuti orang-orang tertentu dan melihat posisi di mana ia berada.

Khusus untuk mudik kali ini, lewat akun Google, pengguna bisa menambahkan satu layer, yakni Trafik pada peta yang ada untuk mengetahui tingkat kepadatan lalu lintas yang terjadi di sana.

Yang menarik, tidak seperti aplikasi peta lain yang spesifik untuk smartphone merek tertentu, Google Latitude bisa dipasang di smartphone merek apapun termasuk Apple, Nokia, beberapa seri Sony Ericsson dan tentunya ponsel dengan sistem operasi Android.

Untuk memilikinya, cukup arahkan browser ke alamat http://google.com/latitude dan download Google Latitude versi terbaru (Versi 4.0.0) berukuran 1,5MB. Jika Anda tidak suka versi bahasa Inggris, versi Bahasa Indonesia juga bisa Anda gunakan. Setelah download selesai, instalasikan aplikasi itu dari tempat di mana Anda menyimpan file instalasi yang didownload tadi.

Setelah instalasi selesai, jalankan aplikasi dan tambahkan layer Trafik di sana. Jalur-jalur yang sedang lancar, padat merayap sampai macet total pun terpampang di sana. Sayangnya, saat kami coba, informasi kepadatan lalu-lintas yang diberikan Google baru di sekitar Jabodetabek.

01.11 | Posted in , , | Read More »

Facebook: Google+ tidak Menarik

Baru dua bulan, laman jejaring sosial Google+ diluncurkan, kepala eksekutif senior Facebook mengkritik laman tersebut lantaran miskin orisinalitas, kurangnya pengguna dan pengembang perangkat lunak.

Sean Ryan, Direktur Kemitraan Permainan Facebook, mengatakan bahwa "Google telah mencotek aspek dari sistem kami, yang mana mereka berhak melakukannya. Kami harus menjadi lebih baik."

Laporan majalah Fortune itu juga memuat perbandingan yang dilakukan Ryan terhadap model pendapatan Facebook dan Google+ dengan pengembang game. Sementara, Facebook saat ini menguasai 30 persen sedangkan Google+ hanya menguasai lima persen. "Google hanya menguasai 5 persen karena mereka tidak memiliki pengguna," kata Ryan.

Dia juga membandingkan taktik Google dengan McDonalds yang mencontek cara penjualan kopi Starbuck.

Saat ini, Google+ baru memiliki 25 juta pengguna. Pada 2004, Facebook mebutuhkan waktu sepuluh bulan untuk mencapai satu juta pengguna. Keberuntungan itu dipicu oleh pengumuman Google yang akan memasang permainan seperti Zynga Poker dan Angry Birds. Facebook pun mengumumkan akan meningkatkan layanan permainan dan pesan serta sejenisnya.

Pasar permainan kasual adalah kunci kesuksesan itu karena penjualan barang virtual diperkirakan akan mencapai 20,3 miliar dolar pada 2014, menurut perusahaan penelitian dan bank investasi ThinkEquity.

Eksekutif Facebook mengatakan jejaring sosial Google, Google +, kurang pengguna, orisinalitas dan pengaruh ekonomi, demikian Telegraph.

22.00 | Posted in , , | Read More »

Aneh!! Bos Google Kok Naik Taksi ke Istana Wapres


Pendiri Google Larry Page (kiri) bersama Eric Schmidt
Setiap tamu negara yang datang ke Istana Wakil Presiden biasanya datang melalui pintu utama Istana. Dan biasanya, mereka menggunakan mobil pribadi atau dinas, dengan nomor polisi khusus.

Tapi, prosedur itu tidak dilakoni Executive Chairman Google, Eric Schmidt. Bersama tiga rekan lainnya, Schmidt yang mengenakan batik cokelat datang ke Istana Wapres dengan menggunakan taksi.

Schmidt tiba sekitar pukul 10.49 WIB di Istana Wakil Presiden. Dia dan tiga bawahannya itu juga tidak datang lewat pintu utama yang berada di ruas Jalan Medan Merdeka Selatan. Mereka masuk dari pintu belakang, Jalan Kebon Sirih.

Schmidt, satu wanita, dan dua pria lainnya turun dari mobil taksi Alphard milik perusahaan Silver Bird. Dari taksi mewah bernomor polisi B 1061 SUA itu, dia langsung masuk ke area istana dari jalan belakang.

Tidak ada pernyataan pers yang dia sampaikan.

Sementara itu, Juru Bicara Wakil Presiden Boediono, Yopie Hidayat, belum bisa menjelaskan apa agenda pertemuan antara Wakil Presiden Boediono dengan Eric Schmidt.

"Nanti saja setelah acara pertemuan selesai," kata Yopie di Istana Wakil Presiden, Jumat, 22 Juli 2011.

Schmidt kini menjabat posisi Executive Chairman. Sebelumnya, dia adalah CEO Google, sejak 2001. Kini posisi CEO dipegang Larry Page.

Berkat tangan dingin Schmidt lah, bisnis Google bisa menggurita. Dari semula fokus di bisnis mesin pencari, kini Google tumbuh menjadi perusahaan yang memiliki banyak layanan. Menurut Forbes, Schmidt termasuk salah satu pria kaya dunia dengan kekayaan mencapai 7 miliar dolar AS atau sekitar Rp60 triliun.
( Sumber : VIVAnews )

13.07 | Posted in , , , | Read More »

Google Ingin Buka Kantor di Indonesia

Raksasa mesin pencari data internet, Google, mengaku senang jika dimungkinkan membuka kantor di Indonesia. Ini adalah reaksi dari Google ketika Facebook sebelumnya juga menyatakan akan mempertimbangkan untuk membuka kantor di Indonesia.

"Saya akan senang jika bisa membuka kantor di Indonesia," kata JAPAC Director, Strategic Business Development Google, Michele Guthrie, dalam presentasinya pada Konferensi IDBYTE 2011, di Ballroom Hotel Ritzcarlton, Jakarta, Kamis, 14 Juli 2011.

Pertimbangan ini merupakan jawaban dari salah satu peserta konferensi yang menanyakan kemungkinan Google akan membuka kantornya di Indonesia yang sebelumnya juga ditanyakan kepada Javier Olivian, Head of International Growth Facebook  yang memiliki alasan Indonesia adalah pengguna Facebook terbesar kedua di dunia dan pertumbuhan pengguna Internet tercepat di Dunia.

"Indonesia adalah pengguna Internet dengan pertumbuhan tercepat dan ini adalah peluang tersendiri bagi kami," ungkap Guthrie.

Memang sebelumnya, lanjut Guthrie, Google juga bekerjasama secara business to businessdengan beberapa perusahaan di Indonesia, namun Ia berharap kerjasama yang lebih banyak lagi dengan perusahaan-perusahaan asal Indonesia.

"Kami sangat mencoba dengan keras untuk bekerjasama dengan Indonesia, meskipun belum," pungkasnya.

11.50 | Posted in , | Read More »

Cara Merubah Tampilan Google Plus Agar seperti Skin di Facebook

Sudah ikutan "Google plus" tapi masih pengen dengan tampilan biru-nya facebook? jangan kuatir ada theme khusus "google plus" rasa facebook yang dapat digunakan. sebenarnya tampilan "google plus" sangat sederhana dan fresh hanya berwarna putih dan abu-abu seperti awal-awal facebook dulu.

Perbedaan dengan theme "google plus" ala facebook kali ini ada di bagian atas yang berubah dari hitam ke warna biru tua. untuk memasang theme ini bisa mengunjungi halaman disini trus pilih browser yang digunakan, saat ini bisa untuk chrome, opera, firefox dan pilihan browser lain. setelah terpasang dan aktif tampilan "google plus" akan seperti facebook.

19.44 | Posted in , , | Read More »

Cara Menyingkat URL Google Plus

Mungkin diantara kalian ada yang bertanya-tanya bagaimana cara agar URL di google plus bisa kita modifikasi atau rubah sesuai dengan keinginan kita.

Untuk Merubah / Menyingkat URL Google Plus

1. Buka Situsnya disini
2. Masukan nama yang kamu inginkan
3. Masukan Nomor ID Google Plus kamu


4. Copy Paste Hasil Proses Short URL tadi



Nah dengan begitu ketika kamu akan men-share akun google plus kamu ke facebook, twitter, dan social-network lainnya maka alamatnya gak terlalu panjang kaya Kereta Api dan Short URL nya mencerminkan Google Plus banget Hehe...

19.34 | Posted in , | Read More »

Cara Daftar Google Plus

Google Plus (Google +) adalah jejaring sosial baru yang diluncurkan oleh raksasa internet,Nah pertanyaan yang banyak datang adalah, bagaimana Cara Daftar Google Plus?

Cara Daftar Google Plus ini masih menggunakan sistem invite, sepertinya belum dibuka sepenuhnya oleh google, mungkin masih tahap testing. Langsung saja bagi yang mau mendapat invite dari google, silahkan kunjungi https://services.google.com/fb/forms/googleplus/

dan masukkan nama serta email kalian disitu. Jika beruntung maka akan mendapat invite dari google. Konon kabarnya invite ini masih terbatas jumlahnya. Hmm, nunggu bener-bener launch aja ya... hehehe..

Bagi yang ingin di Invite oleh Admin Blog ini, masukkan Email anda di kotak komentar artikel yang ada dibawah dan jangan lupa gabung juga di sini... :)

Update: Buat yang belum bisa daftar Google+ klik link ini, oya... batasan hanya 150 orang pendaftar pertama.


22.14 | Posted in , | Read More »

Ternyata Mark Zuckerberg ( Pendiri Facebook ) Punya Juga Akun di Google+

CEO Facebook Mark Zuckerberg ternyata benar-benar memiliki akun di situs saingan Facebook. Zuckerberg telah mengkonfirmasi bahwa ia memang memiliki akun di jejaring sosial Google yang baru, Google+.

Adalah blogger teknologi Robert Scoble, yang berhasil mendapat konfirmasi dari Mark Zuckerberg. "Kenapa orang-orang kaget bahwa saya memiliki akun Google?" kata Zuckerberg kepada Scoble, dikutip dari situs TechCrunch.

Menurut Scoble, yang dimaksud oleh Zuckerberg dengan akun Google adalah benar-benar mengacu pada akun Google+. Di Google+ Zuckerberg berteman dengan beberapa orang, seperti salah seorang Facebook lain, Dustin Moskowitz, serta CTO Facebook Bret Taylor.

Keterusterangan Zuckerberg untuk mengakui kepemilikan akun Google+ memang sedikit beda dengan yang lain. Dua pendiri Google misalnya, Larry Page dan Sergey Brin, mereka selama ini seperti malu-malu kucing memiliki akun di Facebook.

16.05 | Posted in , , , | Read More »

9 Alasan Beralih dari Facebook ke Google Plus

Dapatkah Google+ (Google Plus) mencuri pengguna dari Facebook? Ya. Ada beberapa alasan yang baik untuk beralih dari Facebook ke Google+, mulai dari penggunaan yang gampang hingga privasi data.

Pertanyaannya "Dapatkah Google+ mengalahkan Facebook?". Pertanyaan tersebut sebenarnya mungkin tak terlalu tepat. Ini bukan tentang satu situs melawan situs lainnya. Google+ lebih besar daripada itu. Alasan mengapa Google menyebutnya "Proyek Google+" ialah bahwa Google+ akan menjadi bagian sentral dari keseluruhan identitas Google. Itu akan membentuk kembali perusahaan tersebut.

Jadi pertanyaan yang lebih tepat adalah "dapatkah Google mengalahkan Facebook?" Jika ditempatkan seperti itu, kontes tersebut tampaknya jauh lebih seimbang.

Tentu saja Facebook memiliki awal yang besar, tapi ada beberapa alasan baik bagi orang untuk secara serius meninggalkan Facebook untuk Google+. Setidaknya ada 9 alasan.


1. Integrasi dengan layanan Google

Porsi terbesar yang dimiliki Google untuk menarik orang menggunakan Google+ ialah integrasi. Artinya Google akan membangun fitur dan peralatan Google+ ke hampir semua layanan online-nya mulai dari pencarian dokumen hingga Video. Google+ sudah diintegrasikan ke hampir keseluruhan produk Google.

Ini memperkenankan Anda memonitor semua peristiwa Google+ (pesan, update, dan lain-lain) sewaktu membagi konten dengan teman tanpa meninggalkan layanan Google yang sedang Anda gunakan. Jutaan orang menggunakan layanan gratis Google (Gmail, Dokumen, Pencarian, dll.), dan dengan keterikatan layanan tersebut dengan Google+ mungkin akan mudah bagi seseorang meninggalkan Facebook.

2. Manajemen pertemanan yang lebih baik

Google benar bahwa konsep "lingkaran" atau Circle lebih sesuai dengan cara kita berteman di kehidupan nyata. Kita memiliki banyak jenis teman, dan kita berinteraksi dan berkomunikasi dengan mereka dalam berbagai cara yang berbeda. Fitur Grup Facebook memperkenankan anda membentuk grup khusus teman, tapi dibandingkan dengan yang dilakukan di Google+, itu nampaknya tidak praktis. Lagi pula, Fitur Grup Facebook masih baru (tambahan), sedangkan Circle merupakan landasan dari platform Google+.

3. Aplikasi mobile yang lebih baik

Jika Anda adalah pengguna Android, anda bisa tahu bahwa memperoleh konten dari telepon Anda ke platform sosial lebih gampang, lebih bersih, lebih banyak fungsi dengan aplikasi mobile Google+. Aplikasi tersebut memang sudah mantap, tapi Google akan tetap mencari dan mencari cara untuk membuat Android anda menjadi anggota tubuh dari platform sosial Google+ anda. Google berharap untuk menggunakan basis pengguna Android-nya yang besar sebagai suatu bagian melawan Facebook, yang aplikasi mobile-nya walau kelihatan cantik tapi sedikit kikuk untuk digunakan.

4. Lebih gampang menemukan hal untuk dibagi

Fitur Spark Google+ merupakan satu lagi hal penting yang membedakannya dari Facebook. Spark ialah di mana Google mengungkit mesin pencarinya untuk melakukan sesuatu yang tidak dapat dilakukan Facebook yaitu memberikan pengguna aliran informasi instan yang relevan untuk dibagi bersama teman. Lantaran Facebook tidak memiliki mesin pencari, penggunanya harus meninggalkan situs itu untuk mencari data yang dapat dibagi atau menunggu teman mereka membaginya dengan mereka. Pertanyaan "bagaimana saya mencari sesuatu untuk dibagi" secara langsung dijawab dengan Spark.

5. Anda dapat mengambil kembali data Anda

Facebook dikenal kurang handal menangani data pribadi. Misalnya Anda dipaksa untuk membuat bagian tertentu data pribadi anda tampil ke publik, dan sangat sulit untuk secara permanen menghapus profil Facebook Anda. Di lain pihak, Google membuatnya mungkin bagi Anda untuk mengambil semua data yang Anda tempatkan di Google+ lalu pergi. Hal ini dilakukan melalui perangkat Google+ yang disebut "Data Liberation". Dengan hanya beberapa klik anda dapat mengunduh data dari Picasa Web Albums anda, Profil Google, Google+ stream, Buzz dan kontak.

6. Melabel foto lebih baik

Ketika melihat foto di Google+ anda dapat melabel nama orang-orang di dalamnya mirip dengan di Facebook. Anda membuat persegi empat kecil di sekitar wajah mereka, kemudian mengetikkan nama mereka pada kotak di bawahnya atau memilih salah satu nama yang diterka Google+. Namun ada perbedaan besar di mana Google menangani aspek privasi dalam melabel foto. Ketika Anda melabel seseorang, akan ada catatan seperti ini "Menambahkan label ini akan memberitahukan orang yang anda labelkan. Mereka dapat foto dan album terkait". Di lain pihak, Facebook tidak melakukan usaha untuk memperingatkan orang bahwa mereka telah dilabel (mungkin saja dalam foto yang tidak baik) dan memberikan mereka kesempatan langsung untuk mengeluarkan (remove) label itu.

Google juga telah memutuskan untuk sedikit malu menggunakan perangkat lunak pengenalan wajah, yang sekarang digunakan Facebook untuk secara otomatis mengidentifikasi orang dalam foto yang diunggah ke album pengguna.

7. Fitur obrolan grup yang mantap

Google+ memiliki fitur yang mengalahkan Facebook dalam urusan obrolan. Gampang untuk membuat grup khusus obrolan vidio dengan menggunakan fitur Hangouts pada Google+, dan membuat grup khusus untuk mengobrol nampaknya merupakan sesuatu yang alami dan menyenangkan untuk dilakukan dalam jejaring sosial. Hal yang mirip juga dilakukan oleh aplikasi mobile Huddle yang membuat pengguna Android memulai obrolan teks grup. Facebook tidak menawarkan perangkat ini.

8. Membagi konten lebih aman

Anjuran privasi sudah lama meminta situs jejaring sosial untuk memperkenankan pengguna menentukan tingkat privasi setiap konten yang dibagi, daripada menggunakan daftar penyetelan awal yang menentukan semua konten yang dibagi. Google nampaknya mendengar permintaan itu, dan membangun kapabilitas tersebut ke dalam Google+. Sebagai contoh, jika saya membagikan artikel atau mengunggah gambar dari kamera, Google+ memberikan saya pilihan lingkaran teman mana yang ingin saya bagikan konten tersebut. itu merupakan keuntungan Google+.


9. Google lebih baik mengurusi data pribadi Anda

Menjalankan sebuah jejaring sosial, semuanya tentang tanggung jawab untuk mengurusi informasi pribadi pengguna. Facebook merupakan perusahaan muda yang bergerak cepat yang telah terbukti angkuh dalam pergerakannya, kurang begitu peduli kepada privasi data pengguna, dan mudah diakses orang lain. Di lain pihak, Google merupakan perusahaan yang jauh lebih matang yang terlihat jauh lebih terpercaya ketimbang Facebook. Sebagian besarnya, Google telah beroperasi berdasarkan slogannya "Jangan Menjadi Jahat".
( Sumber : Kompasianer )

13.39 | Posted in , , | Read More »

Facebook Gandeng Skype Sediakan "Video Chat"

Pencinta Facebook, bersiaplah untuk makin dimanjakan. Jejaring sosial ini pekan depan akan meluncurkan platform "video chat" dengan dukungan Skype.

Laporan TechCrunch menyebutkan, tim Facebook di Seattle, Amerika Serikat berada di balik persiapan fitur baru itu. Memang belum ada konfirmasi resmi dari Skype maupun Facebook soal ini. Namun Ben Parr dari Mashable.com hari Jumat (1/7/2011) waktu Amerika menyatakan bahwa "video chat" di Facebook ini sudah "confirm" akan dirilis pekan depan.

Memang, ini bukan kali pertama kita mendengar "video chat" dengan kekuatan Skype di Facebook. Rumor ini sebenarnya sudah didengar sejak tahun lalu, namun belum juga terealisasi.

Facebook memiliki kemitraan yang serius, yang mengintegrasikan data media sosial Facebook langsung menjadi klien Skype. Inilah yang akan terjadi pada Facebook dan Skype dalam waktu dekat.

Lalu bagaimana kemitraan ini akan bekerja? Apakah dibutuhkan mengunduh perangkat lunak? Apakah ini akan mendukung grup"video chat" ini? Jika ini terealisasi, tak diragukan lagi, ini akan menjadi tambahan yang besar bagi platform Facebook.

Google+ dilaporkan akan dilengkapi dengan fitur grup "video chat", Google+ Hangouts. Google akan terlihat memiliki banyak fitur. Namun jika Facebook merilis produk "video chat" ini pekan depan, Google+ Hangouts mungkin tidak kelihatan sebagai langkah revolusioner lagi.

Sudah terbayang kan asyiknya chatting sambil melihat wajah teman secara langsung? Yuk, kita tunggu langkah terbaru Facebook ini.
( Sumber : Kompas )

11.26 | Posted in , , , , | Read More »

Google+ Tantang Facebook "Perang" Jejaring Sosial

Raksasa mesin pencari Google dikabarkan telah meluncurkan sebuah laman jejaring sosial baru dalam upayanya bersaing dengan Facebook, yang kini diakui memiliki lebih dari 500 juta pengguna.

Google+ adalah nama jejaring sosial baru itu, seperti dikutip dari BBC jejaring sosial itu memungkinkan individu untuk berbagi foto, pesan dan komentar tetapi juga mengintegrasikan peta dan gambar dari perusahaan itu ke dalam layanannya.

Hal itu juga bertujuan untuk membantu pengguna dengan mudah mengatur daftar kontak dalam grup.

Tetapi beberapa pengamat mengatakan Google dengan mudah melahirkan kembali fitur seperti yang terdapat dalam Facebook dengan menambahkan fungsi video chat.

Google, yang kini lebih kurang menangani dua dari setiap tiga pencarian di internet di AS itu, telah membuat beberapa pukulan terhadap Facebook dalam tahun ini.

Tetapi upaya Google sebelumnya berakhir dengan kegagalan, baik dengan Google Wave dan Google Buzz yang terbukti kurang populer dikalangan pengguna.


Fungsi Baru

Perusahaan itu kini mengandalkan empat fitur dalam Google+ mampu membantu untuk membuat perusahaan itu sebagai pemaian tetap dalam dunia jejaring sosial.

Fitur itu adalah :

Circle - yang merupakan sebuah fungsi yang memungkinkan individu untuk menempatkan teman kedalam grup, membolehkan penggunannya untuk berbagi berbagai bentuk konten yang berbeda dengan dapat diarahkan kekelompok dari teman.

Hangouts - merupakan fungsi video konferensi multi user (banyak pengguna) yang mengizinkan teman kita untuk keluar masuk secara langsung dalam percakapan grup.

Huddle - merupakan grup pesan instan.

Sparks - yang merupakan sebuah fitur yang menghubungkan individu di dalam jaringan dengan pihak lain yang memiliki minat yang sama.

versi saat ini dari Google+ hanya diluncurkan untuk jumlah pengguna yang terbatas, tetapi perusahaan itu mengatakan pihaknya akan segera menyediakan jejaring sosialnya bagi jutaan orang yang menggunakan layanannya setiap hari.

"Berbagi secara online memerlukan pemikiran ulang yang serius, jadi inilah saatnya kami memulai," kata Vic Gundotra, senior vice president of engineering at Google dalam siaran persnya seperti dikutip dari BBC.

"Perangkat Jejaring sosial lainnya menghadirkan selective sharing dengan kesulitan dalam grup kecil ," tambahnya, yang mengakui kemunculannya itu merupakan pukulan buat fungsi grouping Facebook saat ini.

Tetapi beberapa pengamat mengatakan Google memiliki saat yang sulit untuk mengubah pengguna Facebook untuk masuk dalam jejaring sosial baru mereka.

"Orang memiliki lingkaran sosial mereka di Facebook - meminta mereka untuk membuat lingkaran sosial lain adalah tantangan" kata Debra Aho Williamson, kepala analis dari perusahaan riset eMarketer.

"Keseluruhan gagasan dari jejaring sosial Google .... mereka telah melemparkan sesuatu untuk melawan tebalnya dinding persaingan selama bertahun tahun dan jadinya mereka tak terjebak," tambahnya.

Di bulan April, Google dikabarkan lepas dari sebuah keputusan pengadilan bersama kelompok kebijakan AS atas kasus peluncuran Google Buzz, yang merupakan media sosial Google sebelumnya.

Tindakan hukum itu mengungkapkan bahwa Google telah menipu penggunannya dan menyalahgunakan kebijakan privasinya sendiri dengan secara otomatis mengubah semua pengguna Gmail kedalam jaringan media social buzz tanpa berusaha memohon izin terlebih dulu.

20.11 | Posted in , , | Read More »